Aplikasi yang digunakan dalam bidang psikologi terdiri dari berbagai macam aplikasi, salah satunya adalah aplikasi SPSS. Program ini memang dibuat untuk membantu berbagai bidang ilmu dalam mempermudah pengembangan ilmu tersebut. Psikologi pun menggunakan aplikasi ini dalam membantu mengolah data. Data yang bisa diaplikasikan dalam SPSS adalah data secara kuantitatif. Aplikasi SPSS sangat membantu bidang psikologi ketika seseorang sedang melakukan penelitian di bidang psikologi dengan metode kuantitatif. Dalam penelitian jumlah subjek yang dibutuhkan tidaklah sedikit, karena untuk memperoleh hasil yang akurat memerlukan cukup banyak subjek sebagai respondennya. Disinilah peranan SPSS sangat dibutuhkan, data yang telah diperoleh untuk diolah bukanlah data yang sedikit dan sangat melebihi daya tampung manusia jika pengolahan tersebut harus dilakukan secara manual, akan terjadi kelelahan, hasil yang tidak akurat, dan akan sangat membuang energi dalam pelaksanaanya, dengan aplikasi SPSS lah berbagai masalah yang muncul jika di olah secara manual dapat teratasi.
1. Tujuan penggunaan aplikasi SPSS
untuk membantu dalam memproses data-data statistik secara tepat dan cepat, serta menghasilkan berbagai output. Statistik dapat diartikan sebagai suatu kegiatan yang bertujuan untuk mengumpulkan data, meringkas atau menyajikan data kemudian menganalisis data dengan menggunakan metode tertentu, dan menginterpretasikan hasil dari analisis tersebut. Sebagai contoh: mahasiswa fakultas psikologi yang sedang menyusun skripsi dengan menggunakan metode kuantitatif. Mahasiswa tersebut menggunakan aplikasi SPSS untuk mengolah data-data dari hasil kuesioner yang begitu banyak respondennya, dengan penggunaan aplikasi SPSS tersebut memudahkan mahasiswa dalam menganalisis dan menginterpretasi data-data tersebut.
2. Cara kerja SPSS
- Komputer
Pada dasarnya komputer berfungsi mengolah data menjadi informasi yang berarti.Data yang akan diolah dimasukan sebagai input, kemudian dengan prosess pengolahan data oleh komputer dihasilkan output yang berupa informasi untuk kegunaan lebih lanjut.
Input data —> Proses Komputer —-> Output data
- Statistik
Statistik juga mempunyai fungsi mirip dengan komputer, yaitu mengolah data dengan perhitungan statistic tertentu, menjadi informasi yang berarti.
Input data —> Proses statistik —> Output data
- SPSS
Proses pengolahan data pada SPSS juga mirip dengan kedua proses diatas hanya disini ada variasi dalam penyajian input dan output data.
Input data dengan data editor —> Proses dengan data edit –> Output data dengan viewer
- Penjelasan Proses Statistik dengan SPSS
· Data yang akan diproses dimasukan lewat menu DATA EDITOR yang otomatis muncul di layar SPSS ketika dijalankan.
· Data yang telah diinput kemudian diproses, juga lewat menu DATA EDITOR.
· hasil pengolahan data muncul dilayar (window) yang lain dari SPSS yaituVIEWER. Output SPSS bisa berupa teks/tulisan, tabel, atau grafik.
Dengan demikian, dalam SPSS ada berbagai macam Window yang tampil sekaligus jika memang akan dilakukan berbagai proses diatas. Namun yang pasti harus digunakanDATA EDITOR sebagai bagian input dan proses data, serta VIEWER yang merupakantempat output pengolahan data.
3. Kelebihan dan kekurangan aplikasi SPSS
· SPSS mampu mengakses data dari berbagai macam format data yang tersedia seperti dBase, Lotus, Access, text file, spreadsheet, bahkan mengakses database melalui ODBC (Open Data Base Connectivity) sehingga data yang sudah ada, dalam berbagai macam format, bisa langsung dibaca SPSS untuk dianalisis.
· SPSS memberi tampilan data yang lebih informatif, yaitu menampilkan data sesuai nilainya (menampilkan label data dalam kata-kata) meskipun sebetulnya kita sedang bekerja menggunakan angka-angka (kode data). Misalnya untuk field Jenis Kelamin, kode angka yang digunakan adalah 1 untuk “pria” dan 2 untuk “wanita”, maka yang akan muncul di layar adalah label datanya, yaitu “pria” dan “wanita”.
· SPSS memberikan informasi lebih akurat dengan memperlakukan missing data secara tepat, yaitu dengan memberi kode alasan mengapa terjadi missing data. Misalnya karena pertanyaan tidak relevan dengan kondisi responden, pertanyaan tidak dijawab, atau karena memang pertanyaannya yang harus dilompati.
· SPSS melakukan analisis yang sama untuk kelompok-kelompok pengamatan yang berbeda secara sekaligus hanya dalam beberapa mouse click saja. Contohnya :
Ø mengetahui nilai minimum, maksimum dan rata-rata penjualan per kuartal per wilayah penjualan secara bersamaan pada masing-masing kelompok produk.
Ø mengetahui hal-hal yang signifikan berpengaruh terhadap volume penjualan (apakah kelompok umur konsumen, tingkat pendidikan, jenis kelamin, besar pengeluaran per bulan, dll) pada masing-masing wilayah penjualan.
· SPSS mampu merangkum data dalam format tabel multidimensi (crosstabs), yaitu beberapa field ditabulasikan secara bersamaan. Contohnya :
Ø tabel persentase jumlah responden dari beberapa kelompok umur terhadap beberapa kategori produk perawatan rambut.
Ø tabel persentase jumlah responden dari beberapa tingkat pendidikan terhadap beberapa partai politik pilihan menurut beberapa wilayah pemilihan umum.
· Tabel multidimensi SPSS sifatnya interaktif. Kolom tabel bisa dirubah menjadi baris tabel dan sebaliknya. Semua nilai dalam sel-sel tabel akan disesuaikan secara otomatis. Hal ini sangat memudahkan pekerjaan eksplorasi data.
Sumber :
http://panduanskripsi.com/menentukan-metode-olah-data-skripsi-yang-paling-tepat/
http://id.wikipedia.org/wiki/SPSS
http://www.scribd.com/doc/57747839/BAB-III
Tidak ada komentar:
Posting Komentar